|
Ditulis oleh Tim Al-Buruj
|
|
Saudaraku .... Renungan ini adalah kumpulan dari SMS yang pernah dikirim Ustadz Abdul Baits Muchtar, Pimpinan Pondok Al-Buruj, selama beberapa bulan terakhir ini kepada para relasi dakwah serta orang-orang yang membantu perjuangan Pondok sebagai ajang silaturahim. |
|
|
Menanti sebuah harapan……. |
|
|
|
|
Ditulis oleh Tim Al-Buruj
|
|
Senin, 05 Oktober 2009 01:41 |
|
Ya Rabb, kami pernah minta kepada setangkai bunga segar, tapi Engkau memberikan sebuah biji kering, kami pernah mohon kepadamu limpahan harta, tapi Engkau memberikan selangkah sabar, kami sering minta kepada-Mu suatu nikmat, tapi Engkau turunkan beberapa ujian. Hati kami sempat kecewa, gelisah dan terluka, namun kami baru sadar bahwa biji kering yang dulu Engkau berikan kini menjadi buah indah yang akan berbuah, kesabaran itupun kini melahirkan karya nyata, dan ujian itu kini menghasilkan rasa bahagia. Itulah jalan Allah, indah pada waktunya, Allah tidak memberi apa yang kita mohonkan, tapi Dia memberi apa yang kita butuhkan. Kadang kita sedih dan tak bisa memahami, padahal di atas sana Allah sedang merajut segalanya yang yang terbaik buat kita. Sucikan jiwa di hari yang suci ini, agar kita tidak bersu’udzan kepada Allah. |
|
Terakhir Diperbaharui pada Selasa, 20 Oktober 2009 04:55 |
|
Ditulis oleh Tim Al-Buruj
|
|
Selasa, 13 Oktober 2009 19:35 |
|
Kata “Al-INSAN’ dan ‘AN-NAS” dalam Al-Qur’an keduanya diartikan MANUSIA. Sedangkan kata MANUSIA itu sendiri berasal dari dua suku kata Arab, yaitu MAN (makhluk Allah yang berakal) dan NUSIA (Yang diberi sifat lupa). Sifat lupa adalah fitrah manusia yang kadang bisa mendatangkan pahala serta bahagia, dan kadang bisa menuai dosa serta murka. Sifat lupa yang mulia adalah apabila kita mau melupakan masa lalu yang penuh gelisah, marah, fitnah dan noda, demi menyapa bulan pemurah yang penuh ampunan, berkah dan hikmah. Ya Rabb jangan Engkau membiarkan aku dan saudaraku ini berpuasa kecuali Engkau mengampuni kami, serta menjadikan kami golongan orang yang bertambah kwalitas taqwanya. Amin |
|
Terakhir Diperbaharui pada Selasa, 20 Oktober 2009 05:13 |
|
Apa bedanya, Mati & Tidak Hidup ……….? |
|
|
|
|
Ditulis oleh Tim Al-Buruj
|
|
Selasa, 13 Oktober 2009 19:21 |
|
Perbedaan antara MATI dan TIDAK HIDUP (lihat tafsir surat An-Nahl:22). Mati adalah raga atau organ yang tidak bernyawa, sedangkan tidak hidup adalah raga bernyawa tapi tidak punya jiwa untuk memahami, mendengar, melihat, menghayati terhadap keagungan Pencipta kehidupan. Banyak orang di alam kehidupan ini yang tidak hidup, namun tidak sedikit orang yang sudah pindah ke alam kematian yang masih tetap hidup. Lalu, masih hidupkah kita sekarang?. Ya Allah, panjangkan umur kami dan saudaraku ini dengan mengisi kehidupan yang lebih berarti. |
|
Terakhir Diperbaharui pada Selasa, 20 Oktober 2009 05:18 |
|
Ditulis oleh Tim Al-Buruj
|
|
Senin, 05 Oktober 2009 01:43 |
|
Imam Ghozali berkata: Yang jauh itu WAKTU, yang dekat itu MATI, yang besar itu NAFSU, yang berat itu AMANAT. Yang ringan itu BERBUAT DOSA, yang panjang itu AMAL SHOLEH, dan yang Indah itu SILATURAHIM. Sebaik-baik silaturahim adalah mendoakan dan mengingatkan saudaranya untuk mengenal dirinya dan mengenal Allah sebagai Penciptanya. |
|
Terakhir Diperbaharui pada Selasa, 20 Oktober 2009 15:22 |
|
|
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 Selanjutnya > Akhir >>
|
|
halaman 1 of 4 |